Tag Archives: Kampung Nutrisi

Kerabat PKPU Belajar sambil Berbelanja di Desa Wisata Bisnis

20151113_092339_resized 20151113_092824_resized 20151113_100311_resized

Jumat (13/11/2015), sebanyak sepuluh kerabat PKPU Kampung Nutrisi Tenjo mengunjungi Kampoeng Wisata Bisnis Tegalwaru yang ada di Ciampea- Bogor. Perjalanan dari Tenjo ke Tegalwaru cukup memakan waktu dua sampai tiga jam.


Selain mendapatkan materi, saat kunjungan kerabat lebih banyak praktek langsung seperti membuat minuman herbal, manisan sampai membuat nata de coco. Tak hanya itu, dengan didampingi Mba Rara sebagai guide, kerabat pun berkesempatan berkeliling ke industri rumahan untuk belajar melihat produksi, mulai dari bahan baku sampai produk siap dipasarkan, seperti industri pembuatan kendang, wayang golek, risol, celana jeans sampai industri tas. 

“Kalau langsung praktek gini, jadi cepet ngerti. Ga sia – sia datang jauh – jauh dari Tenjo, banyak ilmu yang di dapat setelah pulang dari sini, dan bisa belajar sambil berbelanja, haha” tutur Bu Aen salah satu kerabat Rumah Terampil, sambil tertawa ringan. 

Dengan adanya kunjungan seperti ini, selain mendapatkan ilmu, kerabat pun diharapkan banyak mendapatkan inspirasi untuk mengembangkan Wisata Kampung Nutrisi Tenjo kedepannya. (Yusnita/Fasilitator Kp. Nutrisi/PKPU)

KTP mengisi Hari Kesehatan Nasional dengan Berkebun

20151111_160403_resized 20151111_161123_resized 20151111_162443_resized 20151111_164118_resizedMereka adalah kumpulan pelajar yang masih duduk di bangku SMA, sebutan mereka yaitu Kelompok Tani Pelajar atau bisa disingkat dengan KTP. Mereka terdiri dari delapan anak muda dengan gejolak semangat yang tinggi.


Karena mereka menamakan kelompok tani, maka dalam memperingati Hari Kesehatan Nasional yang jatuh pada tanggal 12 November, KTP memperingatinya dengan cara berkebun, Rabu (11/11/2015).

Salah satu kerabat gizi Kampung Nutrisi Desa Tenjo – Bogor Barat yaitu Bu Een, telah menyediakan lahan untuk KTP berkebun. Tidak terlalu luas, namun cukup untuk menebar benih kangkung, terung dan cabai. 

Ada kebahagiaan tersendiri saat berkebun, selain itu berkebun pun menjadi salah satu cara memperkenalkan kegiatan KTP terhadap masyarakat. Banyak masyarakat yang kebetulan lewat, melihat, hingga akhirnya bertanya mengenai kegiatan. (Yusnita/Fasilitator Kp. Nutrisi Tenjo/PKPU)

Membangun Kebun Bibit Desa untuk Mencukupi PMT Posyandu

IMG_7143_resized IMG_7149_resized IMG_7154_resized IMG_7164_resizedSaat sore menjelang Bu Nacih sebagai ketua Rt.5 Rw.3 Desa Tenjo Bogor, dibantu oleh Kerabat gizi PKPU setempat mulai melakukan pembibitan untuk membangun Kebun Bibit Desa (KBD). Selasa (10/11/2015)

Kegiatan ini dibantu oleh ibu-ibu disekitar rumahnya. Mulai dari pembibitan cabai rawit, rawit merah sampai terung. Lahan untuk KBD ini tidak terlalu luas memang, namun cukup untuk menyimpan bibit banyak, dengan memanfaatkan halaman rumah Bu Rt. 

Bibit yang sudah jadi, nantinya akan dijual ke warga dengan harga terjangkau. Dimana nantinya uang yang dihasilkan akan disalurkan untuk pembelian PMT Posyandu dan sebagian lagi untuk membeli bibit baru dan pengurus. 

KBD ini diharapkan akan terus berlanjut, selain untuk menarik warga agar bisa memanfaatkan halaman rumahnya dengan menanam sayuran, kedepannya PMT untuk Posyandu pun akan terus berlanjut. (Yusnita/Fasilitator Kp. Nutrisi Tenjo/PKPU)

Dukungan Penuh dari Suami, menjadi Motivasi untuk Bu Aen

IMG-20151105-WA0022 IMG-20151105-WA0023 IMG-20151105-WA0024

Tak sia-sia bu Tatiek jauh-jauh datang ke Desa Tenjo yang ada di Bogor Barat ini, untuk menebar inspirasi ke peserta training Social Entrepreneur Leader. Ini merupakan ketiga kalinya Beliau mengisi materi. Peserta yang hadir 8 orang, terdiri dari kerabat gizi pkpu dan rumah termpil merupakan orang – orang yang mempunyai semangat bertekad untuk merubah hidupnya menjadi lebih baik dan menjadi lebih bermanfaat untuk orang lain.

Kegiatan berlangsung si Posyandu Kacapiring. Kamis (5/1/2015). Selain pemberian materi, seperti biasanya peserta praktek langsung membuat kerajinan dari tepung. Peserta training ini memang unik, mereka akan lebih bersemangat jika langsung terjun untuk praktek. Tidak hanya membuat satu, namun peserta membuat beberapa kerjainan bros dari tepung, ini merupakan bantuk antusiasme dari peserta. Bahkan peserta pun membawa bahan-bahan untuk praktek langsung di rumah masing-masing.

“Ikuti kegiatan dan prosesnya, ambil ilmunya yang banyak. Itu yang suami saya tanamkan dan menjadi motivasi saya untuk ikut terus kegiatan PKPU” tutur Bu Aen. Bu Aen ini adalah pengurus dari rumah termpil yang didukung penuh oleh suaminya. Di setiap kegiatan PKPU, Bu Aen ini tak pernah absen, dan karna seringnya terlibat di kegiatan PKPU membuat Bu Aen mengenal lebih banyak orang. (Yusnita/Fasil Kp. Nutrisi/PKPU)

Cemilan Sehat untuk Balita Hebat

IMG-20151105-WA0003 IMG-20151105-WA0004 IMG-20151105-WA0005

Sudah menjadi kegiatan bulanan PPG yaitu demo masak di Desa Teluk Naga. Hari ini demo masak dilakukan di dua desa ujung Teluk Naga yaitu, Tanjung Burung dan Tanjung Pasir. Masakan yang dipraktikan adalah salah satu cemilan sehat bergizi tinggi yang sangat digemari oleh masyarakat, yaitu kroket. Namun saat ini, kroket yang dimasak telah dimodifikasi dengan menggunakan bahan dasar kentang. Kentang yang kaya akan karbohidrat menjadi bahan dasar pilihan karena selain memiliki kalori yang tinggi, tekstur kentang yang lembut banyak disukai oleh para balita.

Komposisi kroket kentang yang ditambah dengan adanya bahan lain, seperti susu bubuk, wortel dan buncis menjadikan cemilan ini sebagai cemilan sehat, lengkap dan padat akan zat gizi. Tidak hanya mengandung tinggi karbohidrat, namun juga terdapat protein, kalsium dan vitamin A yang didapat dari bahan lainnya.

Salah satu keistimewaan dari cemilan adalah banyaknya variasi yang bisa ibu balita lakukan. Ide ide menarik selalu muncul dari para ibu, mulai dari ingin dimasukkannya abon, karena ada anak yang tidak suka dengan abon, telur puyuh, brokoli, kacang panjang dan lain sebagainya. Diharapkan dengan adanya pembelajaran memasak ini, para ibu dapat lebih banyak mempraktikannya di rumah agar mengalihkan jajanan warung anaknya dengan cemilan sehat dan murah ini. (Dimiyati Syahidah/Fasilitator PPG/PKPU)