Tag Archives: Berbagi Air

Pelatihan KERABAT Berbagi Air Desa Tenjo

IMG-20151120-WA0011 IMG-20151120-WA0012 IMG-20151120-WA0013

Rabu siang, sebanyak lima orang ibu-ibu dari RT 001 RW 03 Desa Tenjo berkumpul di Mushola Al-Ijtihad Desa Tenjo untuk mendapatkan bekal sebagai KERABAT (18/11). Meskipun siang hari sangat panas saat itu, mereka tidak putus semangat untuk hadir dalam pertemuan perdana tersebut. Sebelumnya, bu Een selaku ketua RT 001 mengundang mereka untuk dijadikan KERABAT PKPU untuk program Berbagi Air kerjasama PKPU dan CMNP disana. Dari lima orang yang hadir, akan dipilih tiga orang sebagai KERABAT unsur ibu-ibu. Sebelumnya, PKPU dan warga sudah membentuk KERABAT dari unsur kaum bapak. KERABAT adalah Kelompok Masyarakat Bina Sehat yang dibentuk oleh masyarakat sebagai penggerak aktif untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, dalam hal ini terkait masalah lingkungan dan kesehatan mereka.

Kegiatan diawali dengan pengenalan PKPU dan tupoksi KERABAT. PKPU merupakan lembaga kemanusiaan nasional yang bergerak dalam bidang kesehatan, ekonomi, pendidikan, kebencanaan, dan yatim. PKPU menjadi fasilitator dalam penyediaan sarana air bersih di desa tersebut. Bersama PKPU, warga membentuk KERABAT yang akan bertanggung jawab dalam peningkatan kualitas lingkungan dan kesehatan disana.

Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi tentang hemat air. Dalam diskusi tersebut, peserta menggali informasi mengenai tips menghemat air dan konsep 5R konservasi air. Adanya diskusi tersebut membuat pengetahuan peserta tentang menghemat air bertambah. Hal ini dibuktikan dengan adanya pre test dan post test untuk menilai tingkat kepahaman peserta.

Pelaksanaan pelatihan perdana ini sekaligus sebagai pemilihan KERABAT dari lima orang yang hadir. Akhirnya terpilih bu Eni, bu Iis, dan bu Uminah sebagai KERABAT lingkungan unsur ibu-ibu.

“Nanti PKPU dampingi dan ajarkan kita ya sebagai KERABAT disini, biar kita jago gitu.” Harapan bu Uminah kepada tim PKPU disana.
(Lisana/Koor. Berbagi Air/PKPU)

Rembug Warga dan Penyusunan Rencana Kerja Berbagi Air Desa Pasarean oleh Mitra PP

IMG-20151120-WA0007 IMG-20151120-WA0008 IMG-20151120-WA0009

Kamis Siang 19 November 2015 , PKPU dan Mitra PP mengadakan kegiatan rembug warga dengan sebanyaknya 23 orang perwakilan warga Desa Pasarean. Kegiatan dimulai dengan sambutan oleh Ketua Panitia (Bapak Sholihin) dan sambutan dari perwakilan PKPU dengan dipimpin oleh Mas Kholis yang menjadi salah satu KERABAT disana. Meski kegiatan dimulai pada Siang hari dan sempat hujan deras. Namun, tidak menurunkan semangat warga dalam memperbaiki kualitas sarana air bersih di Desa Pasarean ini.

Setelah sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi tanya jawab oleh masyarakat yang hadir. Mereka terlihat sangat antusias membicarakan temuan solusi dari mereka dan untuk mereka tentunya.

Kegiatan sesi kedua adalah mendiskusikan perencanaan penyusunan kerja masyarakat oleh seluruh Panitia. Akhirnya, mereka sepakat untuk bergotong-royong bersama-sama hingga mereka dapat memperoleh kebutuhan air yang layak.

Setelah agenda kerja masyarakat selesai dibuat, terakhir PKPU memberikan pelatihan KERABAT kepada seluruh panitia yang juga merupakan KERABAT, agar lebih memahami perannya masing-masing di desa mereka.

“Selanjutnya, serahkan pada kami, biar kami yang mengurus permohonan perbaikan sarana air bersih ke PEMDA. Karena hal ini dari kami dan untuk kami. Terima kasih PKPU, kami sudah dibantu dan difasilitasi sebelumnya.” Tutur Bapak Sholihin selaku ketua panitia Berbagi Air di Desa Pasarean. (Shofura/Fasilitator Berb agi Air/PKPU)

Air itu Bisa Habis

??????????????????????????????? ??????????????????????????????? ???????????????????????????????

Selasa siang (10/11) merupakan siang yang mengesankan bagi ibu-ibu di Desa Pasarean. Kegiatan siang hari para ibu kini teralihkan ke mushola RT 001 Desa Pasarean. Disana, para ibu mengikuti kegiatan mengasyikkan bersama PKPU.

Kegiatan diawali dengan ice breaking untuk menghilangkan rasa canggung. Dengan menyanyikan lagu Potong Bebek Angsa dan memutarkan tali rafia dari satu ibu ke ibu lainnya, 23 orang ibu antusias mengikutinya. Acara dilanjutkan dengan pemetaan wilayah Desa Pasarean. Para ibu sangat antusias mengikuti arahan tim PKPU saat memetakan wilayah mereka menggunakan semen dan kertas warna-warni sambil menjelaskan kondisi wilayah mereka.

Kegiatan dilanjutkan dengan menyusun siklus air. Dari sini, para ibu tersadar bahwa mereka menggunakan air cukup banyak dan mereka sadar bahwa air dapat habis sewaktu-waktu. Pada akhirnya, 17 orang ibu sepakat untuk melakukan hemat air demi keberlangsungan siklus air. Mereka juga percaya bahwa menghemat air juga salah satu cara mereka sedekah kepada tetangga mereka agar mereka semua tidak kekurangan air di waktu mendatang. Setelah itu, kegiatan ditutup dengan penandatanganan komitmen hemat air oleh para ibu. (Lisana/Koor. Project Berbagi Air/PKPU)

Rembug Warga Menyusun Rencana Pembangunan Sarana Air Bersih

IMG-20151105-WA0016 ??????????????????????????????? ???????????????????????????????

Kegiatan masyarakat di RT 001 RW 03 Desa Tenjo Kecamatan Tenjo Kabupaten Bogor pada hari Rabu (4/11) cukup padat. Siang hari para Ibu dan remaja melakukan pemicuan terkait perilaku hemat air, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan rembug warga oleh para bapak selepas isya di tempat yang sama. Sejumlah 23 orang warga berkumpul di Mushola Al-Ijtihad untuk rembug warga.

Rembug Warga ini dalam rangka mendiskusikan penyelesaiaan masalah kekeringan yang melanda di wilayah mereka. PKPU bersama LAZ CMNP memfasilitasi diskusi tersebut. Rembug warga dimulai dengan perkenalan oleh Pak Misar selaku tokoh masyarakat dan dilanjutkan dengan penyampaian agenda pertemuan. Diskusi selanjutnya adalah penjelasan mengenai kebutuhan air di wilayah mereka dan bersama-sama sepakat menentukan solusi terkait permasalahan yang ada.

Warga RT 001 umumnya sudah memiliki sumur di rumahnya masing-masing, namun sebagian air sumur tersebut belum mampu mencukupi kebutuhan warga saat musim kemarau. Satu hal yang menjadi sorotan warga adalah mushola tempat rembug warga yang masih dalam proses pembangunan oleh warga secara perlahan-lahan. Mushola tersebut tidak memiliki sumber air untuk sekadar berwudhu. Padahal, posisi mushola tersebut sangat strategis dan akan digunakan sebagai fasilitas umum. Warga sepakat untuk bergotong-royong membangun sarana air bersih di sana dan akan dilakukan pada Minggu (8/11) secara bertahap.

Kegiatan dilanjutkan dengan pembentukan kepanitiaan pembangunan sarana air bersih dan KERABAT untuk keberlanjutan program disana. Panitia pembangunan dikepalai oleh Pak Misar yang juga merupakan pemilik tanah mushola yang kini telah diwakafkan. Kedepannya, KERABAT akan diberikan pelatihan khusus oleh tim PKPU agar dapat memberikan manfaat bagi warga terkait sarana air bersih yang dibangun bersama warga tersebut dan mendorong perubahan perilaku agar bijak dalam memanfaatkan air disana. Kegiatan malam itu ditutup dengan foto bersama. (Lisana/Koor. Project/Berbagi Air/PKPU)

Kami Ingin Hemat Air

IMG-20151105-WA0006 IMG-20151105-WA0007 IMG-20151105-WA0008 IMG-20151105-WA0009 IMG-20151105-WA0012

Keceriaan terlihat dari salah satu halaman mushola di RT 001 RW 03 Desa Tenjo, Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor pada Rabu siang ini (4/11). Sejumlah 48 orang warga berkumpul bersama empat orang tim PKPU. Siang itu, tim PKPU melakukan pemicuan pertama kalinya untuk warga terkait air bersih.

Pemicuan diawali dengan perkenalan dan game ringan untuk mencairkan suasana, kemudian dilanjutkan dengan pemetaan wilayah. Para warga terlihat antusias memetakan wilayah mereka sesuai dengan lokasi rumah, sumur, jamban, sawah, mushola, sekolah dan lainnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan menyusun siklus air. Penyusunan siklus air tersebut membuat warga sadar bahwa air adalah salah satu hal penting yang harus dijaga kelestariannya sebab air dapat habis sewaktu-waktu, terutama saat musim kemarau. Warga pun menyadari bahwa air tidak hanya dibutuhkan oleh mereka saja, tapi juga oleh masyarakat lain. Selain itu, warga yakin bahwa jika mereka mampu menghemat air, berarti mereka telah sedekah air untuk wilayah lain. Kegiatan pemicuan tersebut mampu merebut hati 16 dari 48 orang warga yang hadir untuk menandatangani kesepakatan menghemat air. (Lisana/Koor. Project/Berbagi Air/PKPU)