PKPU Ketuk 300 Pintu Kampung Tengah

IMG-20150214-WA0006 IMG-20150214-WA0014 IMG-20150214-WA0010

Jakarta Ibukota Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)  mempunyai segudang masalah, mulai dari  kriminalitas, pengangguran, hingga kemiskinan. Pemukiman-pemukiman kumuh, miskin, padat penduduk dan tidak sehat masih ada di antara gedung-gedung  nan megah.


Berbagai penyakit akibat lingkungan yang tidak sehat ini menyebabkan menjamurnya penyakit-penyakit menular. TB atau Tuberculosis menjadi penyakit menular yang masih banyak di kota Jakarta. Tuberculosis jangan dianggap  remeh. Satu orang penderita TB dapat menularkan 10 orang di sekitarnya. Bahkan ada fakta mengejutkan, sehari 183 orang di Indonesia meningggal akibat penyakit  ini. Kota Jakarta menjadi  salah satu kota terbesar penyumbang penyakit yang disebabkan kuman miko.

Beranjak dari fakta inilah, PKPU berkerja sama dengan Adam Bilfaqih mengadakan kegiatan ketuk 300 pintu. Kegiatan ini dilaksanakan tanggal 14 Februari 2015 di RW 04 Kampung Tengah kecamatan Kramat jati Jakarta Timur. Wilayah ini merupakan daerah yang padat penduduk. Menurut data dari puskesmas setempat banyak suspect TB berada di wilayah ini. PKPU beserta Kader Kelompok Masyarakat Peduli  TB  (KMP TB) Tengah RW 04 akan “mengetuk 300 pintu” warga di RW 04. Para kader ini merupakan kader binaan PKPU selama 6 bulan, jadi sudah terlatih dan mengetahui seluk-beluk tentang TB. Tidak hanya mengetuk pintu, tetapi juga memberikan edukasi berupa penyuluhan kepada warga agar waspada terhadap penyakit ini.

Media edukasi yang digunakan berupa poster, leafet, serta stiker. Selain itu satu rumah yang disuluh oleh mereka diberikan sabun mandi sebagai simbolis untuk  berperilaku hidup bersih dan sehat.Bukan hanya dari kader KMP TB Tengah RW 04 saja yang hadir di acara ketuk 300 pintu. Ada juga tamu dari Kader KMP TB Kebon Pala, Bapak Pujianto dan Ibu Nuryanih.“Saya sangat berkesan sekali terhadap acara  Ketuk 300 pintu ini. Saya kira saya hanya tamu dikegiatan ini, tapi ternyata saya diikutsertakan dalam kegiatan. Saya kira kampanye TB ini kampanye seperti kampanye presiden, ternyata Blusukan keliling wilayah Rw 04 kelurahan Tengah, memberikan penyuluhan dari pintu ke pintu” ujar Pak Puji. Kita harus banyak belajar dari bapak ini. Diusianya yang 74 tahun, beliau masih bersemangat.

Ketuk 300 pintu ini bertujuan untuk menjaring suspect serta mendatanya.Setelah terjaring, akan dilakukan pendampingan oleh kader KMP TB Tengah RW04 untuk melakukan pengobatan ke Puskesmas. Kegiatan ini diharapkan dapat menjaring 100 suspect sehingga dapat memutuskan mata rantai penyebaran penyakit TB ini. 

Ketuk 300 pintu ini menghadirkan dua orang perwakilan dari Walikota Jakarta Timur  Anton widodo dan ibu Yuli. Dalam sembutannya beliau sangat mengapresiasi kegiatan “Ketuk 300 Pintu” dan berharap kegiatan ini menjadi kegiatan yang berkelanjutan. ”Penyakit TB ini bukan hanya PR pemerintah, tapi PR kita. Kalau bukan kita yang peduli siapa lagi?” ujar pak Anton Widodo
Selain perwakilan dari walikota, kegiatan ini juga Dihadiri oleh Lurah Tengah H Tarmiji dan Ibu Yuli Pokja 4 bagian Kesehatan anak dan perencanaan kota sehat. Mereka sangat mendukung kegiatan PKPU di wilayah mereka. Dengan adanya jalinan kerja sama dengan stakeholder setempat, semoga dapat membebaskan Kampung Tengah dari TB. Bayangkan saja dari hasil ketuk pintu ini, sudah terjaring 56 pasien positif TB dan 214 suspect TB. Semoga setelah kegiatan ini mereka terindikasi TB mendapatkan pendampingan pengobatan hingga tuntas. (Pramita/Tb Care/PKPU)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>