PKPU Gandeng Klinik Swasta untuk Memberantas TB di Kramat Jati

DSCN0957 DSCN0958 (1)Jakarta, 27 Oktober 2015. PKPU bersama dengan Puskesmas Kramat Jati, Sudinkes dan IDI Jakarta Timur menggandeng klinik dan dokter praktek mandiri untuk bersama-sama memberantas penyakit Tuberkulosis di Kramat Jati. Kegiatan ini merupakan pilot projek yang diharapkan dapat mendongkrak capaian TB di Kramat Jati sekaligus menjadi percontohan bagi wilayah lain.

Hingga kini penyakit Tuberkulosis masih menjadi masalah di Indonesia. Berdasarkan data survey prevalensi nasional tahun 2013/14 didapatkan bahwa  kasus TB  di Indonesia berjumlah 1.6 juta kasus. Angka ini menempatkan Indonesia sebagai negara dengan kasus TB terbanyak nomer 2 di dunia setelah India. Peringkat ini naik dari data tahun 2011 yang menyebutkan bahwa Indonesia menempati peringkat ke-4 kasus TB terbanyak di dunia.

Masalah TB yang tidak kunjung usai tersebut disebabkan oleh banyak factor, salah satunya adalah penemuan kasus yang belum maksimal. Semakin banyak kasus TB yang ditemukan, semakin banyak yang diobati dan sembuh sehingga tidak menularkan ke orang lain. Faktanya, masih banyak orang yang tidak mengetahui dirinya menderita TB sehingga berobat ke tempat yang tidak sesuai sehingga tidak sembuh dan bahkan lebih parah. Hal ini bukan hanya merugikan penderita itu sendiri, namun juga orang lain karena penyakit TB mudah sekali menular.

 “Sebagai lembaga yang sudah bergelut dalam pemberantasan penyakit Tuberkulosis selama 5 tahun, kami melihat adanya potensi yang belum digali yaitu dari klinik dan dokter praktek mandiri. Dari kegiatan ini kami harap dapat mendongkrak capaian suspek TB di wilayah Kramat jati,”ucap Ferry Suranto, GM Pendayagunaan PKPU.

Salah satu faktor penyebab temuan kasus TB yang masih rendah adalah banyak pasien yang berobat selain ke Puskesmas atau RS DOTS sehingga datanya tidak tercatat dalam pencatatan nasional. Hal ini mengakibatkan missing data atau bahkan salah pengobatan bila dokter atau klinik tersebut salah mendiagnosa dan mengobati karena belum sesuai standar.

Dalam kegiatan ini, klinik dan dokter praktek mandiri diajak untuk berkomitmen menjaring suspek hingga menjalani pengobatan TB dengan dibantu oleh Puskesmas. Diakhir kegiatan, sebanyak 28 dokter menandatangani MoU dengan Puskesmas Kramat Jati dan IDI sebagai kesediaan untuk bergabung memberantas penyakit TB di wilayah Kramat Jati.

“Kami sangat mengapresiasi kesediaan PKPU untuk memfasilitasi terlaksananya kegiatan Penguatan Jejaring TB di wilayah Kramat Jati. Semoga dapat menjadi amal baik untuk PKPU”, ujar Ira Kurniati, Wasor TB Sudinkes Jakarta Timur.

“Peran PKPU dalam memfasilitasi kegiatan ini adalah wujud nyata kami sebagai NGO yang mau total bergerak membantu pemerintah dalam menanggulangi masalah Tuberkulosis”, lanjut Pak Ferry Suranto. (Rizka Nur Farida/TB Care/PKPU)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>